Header Ads


Cerita Dewasa Menyicipi Surga Ibu Muda

17882342_529764977411571_5098827282223464448_n.jpg
Agen Judi Terbesar Dan Terbaik Se Asia - Sebagai seorang ibu muda, kehidupan Nurfita sangatlah berat, tidak ada yaang menonjol. Setiap harinya dilalui untuk merawat & juga mengasuh kedua anaknya yang lucu-lucu itu. Sedangkan suaminya bekerja di eksekutif di sebuah perusahaan di Jakarta. Nurfita adalah seorang ibu rumah tangga yang berusia 26 tahun, Fita sangatlah memperhatikan perawatan dan kecantikan tubuhnya itu, sesuai dengan anjuran dari ibunya sejak ia remaja dulu.
Selain memiliki para yang cantik & juga ditunjang dengan bentuk tubuh yang aduhai dan kulit yang putih, Fita sangat memperhatikan penampilannya. Ia tidak mau suaminya Rendy berpaling ke wanita lain, hanya dengan alasan yang klasik, yaitu kecantikan dan juga penampilannya sebagai seorang istri.
Di rumahnya yang terbilang sangatlah megah, Fita menghabiskan waktuny dengan cara ikut senam dan kebugaran. Namun pada akhir-akhir ini, Rendy sang suami sangat lah sibuk dengan pekerjaan kantornya, sehingga membutuhkan tenaga kerja yang extra, hampir tidak ada waktu luang bagi Rendy ntuk bermesraan & juga berlibur dengan anak-anaknya dan jga istri tercintanya. Dengan menanjaknya karir Rendy karena ia diangkatnya sebagai manager baru di kawasan timur Indonesia, dengan sendirinya Rendy mengajak pindah keluarganya ke daerah tersebut.
Di daerah tersebut Rendy menempati sebuah rumah dinas yang amat mewah dan juga sangat luas. Di rumah dinasnya tersebut telah tersedia segala perabotan dan juga kendaraan yang dibutuhkan oleh Rendy sekeluarga, juga telah di sediakan seorang pembantu dan juga tukang kebun dan juga satpam.
Seperti bisanya, Rendy terus saja larut dengan kesibukannya dengan kunjungannya ke daerah-daerah yaang merupakan di kepulauan itu, dan perjalanannya cukup jauh banyak memakan waktu 1 sampai 2 minggu. Nggak heran melihat Fita sering tinggal di rumah dan sangat khawatir akan keselamatan suaminya itu.
Kehidupan rumah tangga mereka yaang telah berjalan kurang lebih 9 tahun 3 bulan telah mereka lalui dengan penuh kemesraan & jga keserasian, sehingga membuat iri teman-teman Rendy. Rendy tidak melupakan kehidupan SEX nya & rutin menjaga kemesraanya dengan Fita.
Namun sayangnya, karena pengaruh kehidupan kota yaang sangat egois yaang sering kali membuat kedua pembantunya tersinggung.
Bagaimanapun jga Fita adalah seorang wanita yaang dibesarkan di dlm lingkungan keluarga yaang berada dan segala keinginannya selalu bisa didapatkan, begitu juga dengan suaminya Rendy yaang memiliki latar belakang yang sama. Rendy sering kali membentak Pak Jono seorang tukang kebunnya. Pak Jono adalah si tukang kebun di rumah tersebut yaang telah lama bekerja, tidak pernah ia diremehkan oleh majikannya yang dahulu, tak seperti Rendy & jga Fita yaang sering memandang rendah dirinya.
Kalau dilihat sih, usianya Pak Jono ini seusia orangtuanya Rendy yaang telah berumur 65 tahun & Pak Jono juga penduduk asli di daerah tersebut. Semasa mudanya Pak Jono, ia amat ditakuti oleh masyarakat sekitarnya itu, dulunya ia adalah seorang penjahat dan juga gembong rampok yaang memiliki ilmu yaang cukup tinggi & juga sudah sering kali keluar masuk penjara di daerah tersebut, tidak heran sih hampir seluruh badannya dipenuhi dengan tato.
Suatu hari Rendy & Fita pergi ke sebuah pusat perbelanjaan, terus pulangnya ia melihat Pak Jono sedang tidur, sehingga pintu pagar rumah itu tidak ada yaang membukanya. Setelah digedor-gedor beberapa kali oleh Rendy, akhirnya Pak Jono terbangun dari tidurnya.
Dengan suara yang kasar & juga marah-marah, Fita memaki-maki Pak Jono, “Dasar tua bangka kamu, malas kali, apa aja kerjaan mu haaah…..?” sangat sengit Fita memarahi Pak Jono itu.
“Maaaf Nyonya, saya tadi tertidur, sekali lgi maafkan saya ya Nyonya.” kata Pak Jono memohon.
“Cih..” Nana meludahi wajah Krisna lalu berlalu.
“Kamu nggek perlu diberi maaf lgi, kamu kerja itu saya gaji, masih saja malas..!” celetos Fita berlalu dari hadapan Jono.
Pak Jono hanya menunduk kepalanya saja & merasakan ia sangat pedih di dihina dan juga direndahkan oleh kedua suami istri tersebut. Lalu muncullah pikiran jahat dari di dalam hatinya itu, padahal ia sudah sejak lama berusaha untuk selalu berbuat benar dan jga lurus.
Naluri jahat dlm dirinya kembali muncul, ia akan segera membalas perlakuan Rendy dan juga Fita itu, yang begitu kelewatan. Pak Jono sudah tahu, Kalau Rendy itu sering kali ke luar kota untuk waktu yaang cukup lama, sedang Fita tinggal di rumah tersebut dengan kedua anaknya. Ia ingin sekali kalau Fita bertekuk lutut meminta belas kasihan kepadanya. Denagn usianya yaang saat ini, pak Jono masih mampu untuk menaklukkan hati seorang wanita, ditunjang dengan ilmu yaang ia milikinya.
Ia juga tahu, Fita pada saat-saat tertentu pasti membutuhkan kemesraan dari Rendy. Pak Jono sangat lah berpengalaman dlm soal hubungan sex, ia jga sudah tahu Fita termasuk dalam katagori wanita yang tidak dapat menahan nafsunya, apalagi jika sering kali ditinggal oleh suaminya untuk waktu yaang cukup lama.
Pada hari itu Rendy berangkat ke daerah untuk meninjau proyek yaang ia tangani di sebuah pulau yaang memakan waktu beberapa hari perjalanan. Saat itulah yang dinanti-nanti oleh Pak Jono. Di kamar pak Jono telah menyiapkan beberapa sesajen ntuk mengadakan ritual memantapkan ajian pemikat yaang ia miliki itu. Saat itu lah Fita di kamarnya yaang luas dengan dilengkapi AC yang bersuhu dingin, ia sangat kedinginan, gairah nafsunya tiba-tiba saja menghentak-hentak, padahal sebelum berangkat Rendy sudah memberi nafkah batin kepada Fita dengan hanya beberapa ronde saja.
Kemudian Fita berjalan ke luar dari kamarnya, terlihat lah tubuh mulusnya yaang terbungkus baju tidur sutra yaang halus itu, sehingga lekuk tubuhnya yaang indah itu terbentuk. Lalu ia melihat ke sekeliling rumahnya, semuanya sudah pada tidur dan hanya ia yaang masih bangun. Ingin sekali rasanya ia bermasturbasi, namun ia sadar nggak akan mampu memuaskannya, Fita langsung berpikir keras untuk meredam nafsunya tersebut.
Makin mlm hari semakin dingin saja, dan begitu jga nafsunya yaang ingin disalurkan, namun kepada siapa? pertanyaan di dalam hati Fita, Sedang Rendy saat ini masih berada di luar kota. Pak Jono terus saja mengadakan ritual mistisnya, ia ingin sekali Fita benar-benar datang untuk meminta belas kasian kepada dirinya.
Pak Jono sudah tak dapat lgi menahan nafsu dendamnya itu kepada Rendy & Fita, meskipun selama ini ia sering kali melihat Fita yanag cantik dan menggairahkan itu di dalam kamar dan rumahnya, namun PAk Jono selalu saja dapat mengatasinya. Secara ia mengakui kalau Fita itu sangat lah menggoda & gairahkan, namun pikiran tersebut pak Jono buang jauh-jauh, ia tak ingin membuat masalah di rumah itu. Sebenarnya dari dulu pak Jono mudah saja memelet Fita & ia gauli sesuka hatinya, namun karena tindakan Rendy dan FIta yang sudah kelewatan, maka ia tak dapat menahan lagi untuk melakukan hal itu sekarang.
Kemudian Fita menuruni anak tangga rumahnya dan berjalan ke ruang tengah. Di luar rumah sudah hujan & diiringi petir. Lalu ia berjalan ke kamar pembantunya (Mbok nonong), namun Mbok nonong terlihat telah tidur. Kamar Pak Jono terletak di samping garasi rumah tersebut. Lalu Fita berjalan ke arah kamar Pak Jono.
Tiba-tiba pintu kamar Pak Jono terbuka, saat itu Fita sempat mencium aroma yaang menyengat yaang dibakar oleh Pak Jono saat itu. Dalam kamarnya, Pak Jono memanggil Fita dengan suara yaang serak, Pak Jono sebenarnya sudah tahu kalau Fita akan mendatanginya. Fita melihat ke dlm kamar tersebut, ia melihat dalam kamar itu hanya diterangi dengan lampu 5 watt saja, sehingga suasananya remang-remang ia melihat Pak Jonno duduk bersila di lantai kamarnya.
“Fita….. masuk….! Duduklah Fita…..!” kata Pak Jono dengan suara yaang serak.
Lalu Fita berjongkok dan duduk di atas karpet yaang telah disediakan oleh Pak Jono. Sambil mulut komat kamit, Pak Jono memerintahkan Fita untuk memandang matanya.
“Naaah, pandanglah mata saya Fita….!” kata Jono lagi.
Inilah adalah kesalahan fatal bagi Fita, ia menatap mata Pak Jono.
Lalu Pak Jonno yaang saat itu hanya mengenakan sarung saja, langsung berdiri dan berjalan ke arah pintu untuk mengunci kamarnya.
Paruh Baya Ngentot Dengan Ibu Mudah
Fita yaang telah terpaku oleh pengaruh Pak Jono hanya duduk diam saja, nafasnya Fita nampak naik turun karena gairah nafsunya yaang amat menghentak-hentak kepalanya itu. Dari baju tidur sutra tipis tersebut terlihat kulit tubuh Fita yang sangat menggoda selain akibat dari warna lampu 5 watt yang jga mempengaruhi kecantikan Fita.
Pak Jono lalu berjalan ke arah belakang badan Fita. Tangannya langsung meraih tangan Fita. Sambil memeluk Fita dari belakang, ia menciumi tengkuknya yaang berbulu halus itu dengan mesranya. Mata Fita hanya merem melek saja menikmati sentuhan dari Pak Jono pembantunya itu. Selama ia berada di rumah itu, ia belum sama sekali menginjakkan kakinya ke dlm kamar Pak Jono, namun karena pengaruh dari pelet Pak Jono, membuat ia mendatangi kamar tersebut.
Masih dari belakang tubuhnya Fita, Pak Jono lalu meraih kedua payudara Fita yaang terbungkus baju tidur tersebut. Tangan Pak Jono meremas-remas bukit kembarnya itu. Lalu mulutnya pak Jono geserkan ke depan dan dikulumnya bibir tipis Fita yang merah jambu itu. Pak Jono mencari-cari lidah Fita, dengan napasnya ia menghirup lidah Fita hingga Fita merasa sesak napasnya.
Tangan Pak Jono lalu bergriliya lgi, dari dada Fita tangan tersebut terus turun ke pahanya dan terus bergeser ke arah pangkal pahanya Fita. Baju tidur yang di pakai Fita itu ia singkap sehingga paha mulus itu terlihat jelas, dan Fita masih memakai celana dalam putih yang sangat tipis. Jari Pak Jono lalu bermain di dalam liang kemaluan Fita dan mengorek-ngorek isi vaginanya

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.